Ya Allah,
Ya Allah,
Ya Allah,
Ya Allah,
berbagi untuk memberi arti
Anandaku, mutiara hatiku…
Perjalanan jauh masih membentang di hadapanmu
Bangkitlah, hentikan segera tangismu
Hapuslah derai air matamu
Jangan hiraukan letih lemah jiwamu
Kembalilah melangkah, songsong masa depanmu
Biru langit masih menghias cakrawala
Bias pelangi memanggilmu di ufuk
Bangkitlah, ambil bekalmu pemandu sukma dari Kitabullaah dan Sunnah yang mulia
Bentengi dirimu dengan ilmu, iman dan taqwa
Terbanglah, Nak…
Kepakkan sayapmu sekuat daya
Ukirlah asamu diketinggian mega
Lukislah citamu dengan sejuta warna
Gapailah mentari dan rembulan!
Raihlah seribu bintang cemerlang!
Anandaku,mutiara hatiku…
Dengan segenap haru biru jiwaku
Kulepas engkau ‘tuk menyusuri jalanan ilmu
Teriring seribu harapan dalam dadaku
Hati-hati, Nak… jaga dirimu s’lalu
Di sini, di antara heningnya munajatku
S’moga kelak Allaah menghimpun kau dan aku
Di dalam Al-Firdaus di bawah ‘arsy Rabbmu
Aku tahu rezekiku tak mungkin diambil orang lain,
karenanya hatiku tenang
Aku tahu amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain,
maka aku sibukkan diriku untuk beramal
Aku tahu Allah selalu melihatku,
karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maskiat
Aku tahu kematian menantiku,
maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa denga Rabbku
Doa yang indah:
Aku memohon kepada Allah untuk menyingkirkan penderitaanku. Allah menjawab, "TIDAK, itu bukan untuk Kusingkirkan tetapi agar kau mengalahkannya"
Aku memohon kepada Allah untuk menyempurnakan kecacatanku. Allah menjawab, " TIDAK, jiwa itu adalah sempurna, badan hanyalah sementara"
Aku meminta kepada Allah untuk menghadiahkanku kesabaran. Allah menjawab, "TIDAK, kesabaran adalah hasil dari kesulitan. Ia tidak dihadiahkan, ia harus dipelajari"
Aku meminta kepada Allah untuk memberiku kebahagiaan. Allah menjawab, "TIDAK,
Aku memberimu berkat, kebahagiaan adalah bergantung padamu" Aku memohon kepada Allah untuk menjauhkan penderitaanku. Allah menjawab, "TIDAK, penderitaan menjauhkanmu daripada perhatian duniawi dan membawamu dkt pada-Ku"
Aku meminta kepada Allah untuk menumbuhkan rohku. Allah menjawab, "TIDAK, kau harus menumbuhkannya sendiri tetapi Aku akan menangkas untuk membuatmu berbuah"
Aku meminta kepada Allah segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup. Allah menjawab, "TIDAK, Aku akan memberimu hidup sehingga kau dapat menikmati segala hal"
Aku meminta kepada Allah membantuku mengasihi orang lain yang kukasihi seperti mana Enkau mengasihiku. Allah menjawab, "Akhirnya kau mengerti, HARI INI ADALAH MILIKMU JGN SIA-SIAKAN. Bagi dunia kamu, mungkin hanyalah seseorang, tetapi bagi seseorang, kamu adalah dunianya"
Sejumlah langkah untuk mengurangi emisi gas karbondioksida bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain hemat listrik dan ongkos, juga baik untuk kesehatan.
Bumi semakin panas. Ini terjadi karena lapisan ozon yang berfungsi melapisi bumi dari efek negatif sudah banyak berlubang. Bahkan, menurut perkiraan terakhir Lembaga Antariksa Eropa (ESA), lubang ozon pada saat ini sudah seluas daratan Eropa atau sekitar 10 juta kilometer persegi. Artinya, sinar ultraviolet yang dipancarkan ke bumi makin banyak. Dan dampaknya luar biasa. Orang yang terpapar sinar tersebut akan terkena berbagai penyakit, antara lain kanker kulit dan katarak. Temperatur bumi semakin tinggi, kekeringan pun berlangsung di sejumlah wilayah. Kebakaran terjadi di mana-mana. Banjir melanda banyak kawasan. Karena itu, sudah sewajarnya mulai dari sekarang mencegah agar kerusakan lapisan tersebut tidak sampai parah. Beberapa di antaranya mengurangi penggunaan karbondioksida, bahan-bahan pendingin yang mengandung freon chlorofourcarbon (CFC), dan bahan bakar hidrogen.
Berikut ini beberapa tips yang perlu diikuti. Mencegah lebih baik daripada mengobati ternyata tak hanya berlaku di bidang kesehatan. Mencegah pemanasan global juga perlu daripada mengatasi bumi yang sudah rusak. Mencegah dapat dilakukan di rumah, perkantoran, mal, rumah sakit, dan di kendaraan pribadi atau umum.
Berikut beberapa tips yang perlu diikuti.
1. Gunakan lampu pijar hemat energi. Sejumlah perusahaan lampu sudah membuat dan menjual lampu-lampu model begini. Harganya memang lebih mahal tiga hingga lima kali lampu pijar biasa. Tetapi energi listrik yang bisa diirit juga lebih besar, dapat mencapai 1/4 biaya listrik lampu konvensional. Seperti dikutip majalah Time, 9 April lalu, lampu yang 7 watt pada lampu hemat energi seterang lampu pijar 40 watt. Sedangkan lampu yang 26 watt seterang lampu pijar 100 watt. Selain itu, juga tahan lama karena bisa tahan lebih dari enam bulan pemakaian nonstop. Ada yang mempersoalkan kandungan merkuri. Toh, masih dalam batas normal. Meski hemat energi, lantas jangan seenak saja menyalahkan. Nyalakan hanya di waktu malam atau gelap.
2. Jangan membuka pintu lemari es terlalu lama. Makin lama pintu terbuka, energi listrik yang terpakai dan terbuang percuma juga kian besar. Sebab mesin pendingin terus bekerja sampai ruangan di kulkas mencapai suhu tertentu. Apabila ingin menaruh atau mengambil sesuatu dari kulkas, lakukan dengan cepat. Jangan biarkan anak Anda bermain dalam posisi pintu kulkas terbuka terlalu lama.
3. Matikan pendingin ruangan (AC), televisi, radio, komputer, dan peralatan elektronik lainnya bila sudah tak diperlukan. Biasakan mencabut alat listrik jikalau tak digunakan. Komputer, misalnya, jika digunakan hanya empat jam per hari, dapat menghemat biaya Rp 630.000 per tahun dan dapat mengurangi emisi karbon 83% setahun.
4. Cucilah pakaian dengan tangan Anda sendiri. Di samping menghasilkan cucian lebih bersih, juga menyehatkan dan tidak boros listrik. Lalu, jangan menggunakan mesin pengering. Sebab uap mengeluarkan gas yang mengandung karbondioksida (CO2). Ambil contoh, dalam jangka waktu lama, T-shirt yang dikeringkan bisa mengeluarkan 4 kg gas CO2 ke udara. Gunakan cara alami dengan menjemur pakaian di udara terbuka.
5. Etanol bisa dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar minyak di rumah atau sebagai bahan alternatif minyak tanah atau gas. Ini berkaitan dengan terus melambungnya harga minyak dunia yang kini mencapai US$ 90 per barel dan tingkat polusi yang makin parah. Etanol dapat diperoleh dari tanaman yang mengandung alkohol seperti tebu. Selain itu, bahan bakar nabati yang tengah dikembangkan adalah yang berasal dari kelapa sawit, jarak, tebu, jagung, dan ubi jalar. Anda tak perlu khawatir bahan bakar nabati bakal habis. Sebab tumbuhan tersebut dapat ditanam lagi. Lain halnya minyak tanah atau gas yang bakal habis.
6. Penuhilah pekarangan rumah dengan tanaman. Tanaman dapat menyejukkan rumah dan pekarangan. Juga menghindari cuaca panas dan terik matahari. Anda pun menghirup udara bersih dan mengandung banyak oksigen yang dikeluarkan tumbuh-tumbuhan. Salah satu tanaman yang menyerap banyak CO2 adalah bambu. Selain tumbuh lebih cepat, bambu juga lebih cepat menyerap CO2 ketimbang beberapa tanaman lainnya.
7. Lindungi rumah dengan tabir surya. Misalnya, jendela dipasangi kaca film, sehingga rumah tidak terlalu panas dan tak perlu menggunakan AC.
8. Usahakan rumah dilengkapi ventilasi yang cukup, sehingga terjadi sirkulasi udara setiap hari. Buka jendela dan pintu lebar-lebar pada pagi hari agar udara pagi yang baik bisa masuk dan menggantikan udara yang kotor.
9. Jangan membakar sampah di pekarangan rumah. Asapnya mengeluarkan gas CO2 yang berbahaya bagi tubuh manusia jika terhirup. Pisahkan sampah yang dapat didaur ulang dengan sampah yang tak dapat didaur ulang. Sampah-sampah yang dapat didaur ulang, seperti kertas dan kaleng bekas, bisa digunakan lagi bila diperlukan.
10. Jangan membawa tas-tas plastik ke rumah. Sebab bahan-bahan yang terbuat dari plastik sulit didaur ulang. Di dunia, dari sekitar 500 milyar tas plastik yang didistribusikan, hanya kurang dari 3% yang didaur ulang. Jika tertanam di bawah tanah, ia membutuhkan waktu 1.000 tahun untuk terurai dan bercampur dengan tanah. Sebagai alternatif, bawalah tas-tas yang terbuat dari kertas atau material yang gampang didaur ulang.
Hotel, Kantor, dan Fasilitas Umum Lainnya
1. Pengelola hotel sebaiknya menggunakan lampu koridor yang menyala berdasarkan sensor panas tubuh manusia. Apabila memungkinkan, jangan gunakan pintu yang digerakkan dengan listrik.
2. Hindari penggunaan lift atau eskalator untuk naik atau turun tidak sampai tiga tingkat. Biasakan menggunakan tangga. Di samping menyehatkan, juga tidak memboroskan listrik hotel atau perkantoran.
3. Bila menginap di hotel atau penginapan yang terletak di daerah yang berudara sejuk dan dingin, usahakan meminimalkan penggunaan AC. Cari penginapan yang sistem sirkulasi udaranya baik.
4. Untuk pengelola hotel, usahakan tidak memperbanyak lampu penerangan yang tidak perlu. Banyak hotel membuat lampu yang tidak perlu, seperti lampu hias.
5. Tisu dan kertas bekas jangan langsung dibuang. Bisa diolah lagi oleh pengelola barang bekas menjadi barang yang berguna dan menarik. Penggunaan kertas bekas untuk didaur ulang bisa mengurangi ditebangnya pohon-pohon untuk keperluan pembuatan bubur kertas dan kertas. Setiap ton kertas yang didaur ulang bisa menghemat 30.000 air dan mengurangi 19 pohon yang ditebang untuk keperluan pembuatan kertas.
6. Gunakan makanan yang lebih banyak berasal dari bahan baku atau produk lokal. Belilah sayur atau bahan makanan yang dijual di pasar-pasar yang terletak di dekat hotel. Ini untuk mengurangi biaya transportasi. Sebab transportasi menggunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar.
7. Banyak hotel menyediakan fasilitas pemanas air. Agar menghemat energi, mesin pemanas air jangan digunakan lagi andai kata sudah berumur enam tahun. Pada usia tersebut, biasanya mesin tidak bekerja maksimal.
Transportasi
1. Gunakanlah bus bila bepergian jauh, ke kantor atau ke tempat lain. Sebab, menurut studi, alat transportasi ini cuma menyumbang 14% emisi gas rumah kaca. Kendaraan umum di Amerika Serikat hanya mengeluarkan 5,3 milyar gas setiap tahun atau setara dengan 1,5 juta CO2. Itu jika bus kota menggunakan bahan bakar gas atau bahan bakar nabati. Selain itu, manfaatkan bus yang punya jalur khusus, seperti busway dan mass rapid transport. Di Jakarta baru dikenal dengan busway. Andai kata semakin banyak orang naik dan sistem transportasi massal makin banyak, polusi udara akibat gas beracun yang keluar dari knalpot bisa dikurangi.
2. Bila dekat, gunakanlah sepeda atau jalan kaki. Di samping menyehatkan, juga bisa irit ongkos, waktu perjalanan, dan mengurangi polusi. Untuk itu, usahakan cari kantor yang berdekatan dengan rumah. Atau usahakan mencari rumah yang berdekatan dengan kantor.
3. Istirahatkan mobil pribadi Anda minimal dua hari dalam seminggu. Umur mobil bisa lebih panjang dan tidak terjadi pemborosan. Anda tak perlu mengeluarkan duit untuk membeli bahan bakar, oli, bayar parkir, tol, dan sebagainya. Udara pun menjadi lebih bersih.
4. Setiap kendaraan pribadi dan umum sebaiknya menggunakan gas atau biosolar serta biopremium. Untuk kendaraan yang menggunakan mesin diesel, tak perlu khawatir karena di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum di sejumlah daerah tersedia fasilitas mesin pompa biosolar. Sedangkan untuk mobil bensin, harap sabar. Untuk sementara, biopremium belum tersedia. Pihak Pertamina menunda investasi biopremium dengan alasan tingginya investasi. Selain itu, tak ada subsidi dari pemerintah untuk pengembangan biopremium.
5. Apabila Anda ingin mengganti mobil dengan mobil baru, pilihlah mobil hibrida. Mobil hibrida sudah dibuat oleh beberapa produsen mobil, seperti Toyota, Ford, dan Honda. Tapi masih sedikit orang yang menggunakan mobil jenis ini.
6. Cek tekanan ban mobil Anda. Tekanan ban yang pas tidak membuat bensin jadi boros. Lakukan pula tune-up pada karburator, misalnya, secara berkala. Semakin bersih karburator, semakin lancar pengapian mesin Anda. Bahan bakar pun bisa diirit. Dan karbon yang dikeluarkan makin kecil. Kalau perlu, penggunaan bahan bakar diirit, sehingga penggunaan bahan bakar minimal berkisar 8,5-10 km per liter. Ganti saringan udara mobil Anda bila sudah banyak kotoran yang menempel. Penggantian saringan udara bisa membuat efisiensi 10%.
Sumber : http://digilib.ampl.or.id/detail/detail.php?row=1&tp=artikel&ktg=climate&kd_link=&kode=1780
Kelembaban yang tinggi akan berdampak antara lain;
PADA PENGARUH KESEHATAN MANUSIA
hii serem kaan!!
Dari : melinda
Berikanlah hadiah yang termahal untuk anak cucu anda, Dunia Bebas Polusi. Hadiah ini bisa anda berikan tanpa harus keluar uang sepeser pun. Hanya dari diri anda sendiri untuk kebahagiaan dan kesehatan keturunan anda. Apa itu? Mudah, cukup terapkan prinsip 4 R berikut dalam keseharian anda. Go Green!
Reduce (Mengurangi); sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.
Reuse (Memakai kembali); sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai, buang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.
Recycle (Mendaur ulang); sebisa mungkin, barang-barang yg sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang, namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.
Replace ( Mengganti); teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidka bisa didegradasi secara alami.
Mudah dan Murah
dengan menebang pohon hutan untuk dijadikan pena
tapi lupa menanamkan benih cinta di hatinya
hingga seisi hutan ditebas habis tanpa sisa
Ada yang ingin menggoreskan puisi cinta
dengan mengelupas permukaan tanah untuk dijadikan kertas
tapi lupa membentangkan lembaran cinta di hatinya
hingga seisi bumi disedot habis tanpa sisa
Ada yang ingin menorehkan puisi cinta
dengan menimba air laut untuk dijadikan tinta
tapi lupa menyiramkan larutan cinta ke hatinya
hingga seisi laut dikuras habis tanpa sisa.
dari : Setiyo Bardono
Oleh Ella Syahputri
Siapa bilang pola hidup ramah lingkungan merupakan pilihan yang sulit diwujudkan? Sungguh mudah hidup ramah lingkungan. Dengan praktik-praktik keseharian yang sederhana, beban Bumi akan buat gurangi, demikian kesimpulan yang disebukan dalam situs jejaring berita lingkungan hidup www.enn.com.
Perhatian utama yang harus diacu adalah konsumsi energi dan air, jangan lupakan juga buangan limbah alias sampah, dan beban gaya hidup manusia terhadap kelestarian Bumi pun akan berkurang drastis.
ENN menawarkan 12 jurus mudah untuk memulai hidup yang ramah lingkungan, pertama adalah dengan cara mengganti lampu pijar dengan lampu FLB ("fluorescent light bulbs") atau CFLs ("compact fluorescent bulbs").
Memang, harga bohlam pijar lebih murah daripada lampu CFLs, tapi bila semua lampu di rumah menggunakan lampu yang hemat energi ini maka tagihan listrik bisa ditekan hingga 30 persen dari kondisi semula.
Menurut hasil penelitian Badan Perlindungan Lingkungan Hidup Amerika Serikat (EPA), lampu jenis CFLs menyerap listrik 75 persen dari lampu pijar biasa dan usianya bisa 10 kali lebih panjang daripada bohlam pijar.
Langkah mudah kedua adalah dengan menjaga kondisi kendaraan dalam performa yang terbaik. Memang akan lebih baik lagi kalau semua orang menggunakan moda transportasi sepeda atau transportasi umum, tapi bagi mereka yang sangat terpaksa harus menggunakan kendaraan pribadi harus memastikan kondisi kendaraannya adalah yang terbaik.
Gantilah oli secara rutin dan pertahanan ban yang performanya bagus, sehingga hemat bahan bakar. Taatilah semua peraturan berlalu lintas, ingat bahwa bahan bakar yang digunakan akan lebih hemat bila laju kendaraan tidak terlalu kencang melaju, patuhi ketentuan batas maksimal kecepatan.
Jurus ketiga adalah dengan memaksimalkan jumlah baju yang akan dicuci di mesin cuci. Bila mesin bekerja dengan beban cucian yang tidak maksimal, tentu akan memakan energi yang lebih besar, jadi pastikanlah semua baju dicuci pada waktu bersamaan agar beban maksimal mesin tercapai dan energi yang dibutuhkan lebih kecil.
Bila mencuci baju, gunakan saja air biasa, tidak perlu air yang panas karena air panas untuk mencuci baju tentu membutuhkan energi yang lebih banyak daripada air biasa.
Toh hasil mencuci dengan air yang panas dan air yang dingin akan sama saja bagi sebagian besar jenis pakaian.
Tips kelima yang dianjurkan: copot kabel peralatan listrik jika sudah tidak lagi digunakan. Boleh saja komputer sudah dimatikan lewat satu klik di tombol "sign-off", tapi selama masih ada lampu yang menyala di piranti itu, maka pertanda listrik masih menjalar di alat elektronik tersebut.
Jadi ... matikan, dan cabut kabelnya. Entah itu komputer, radio, televisi, atau mesin pencetak yang sudah tidak digunakan lagi, agar listrik benar-benar tidak mengalir lagi.
Menjalani gaya hidup yang ramah lingkungan memang sedikit meminta orang lebih berpikir panjang soal pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Sebagai contoh soal penggunaan botol minuman, memang air di dalam botol kemasan lebih ringkas dan gampang dibawa tapi dampak menggunakan botol macam ini ternyata tidaklah sesederhana itu.
Proses pembuatan botol kemasan air minum menggunakan plastik berbahan baku bensin, belum lagi tahap pengirimannya ke pasar yang sangat boros akan energi.
Gaya hidup "hijau" akan lebih memilih langkah lain daripada membeli air di botol kemasan; saring air hingga layak minum, lalu minum air itu dari botol yang bisa digunakan berulang-ulang jika hendak bepergian.
Langkah berikutnya adalah dengan mempersiapkan diri saat makan di restoran atau berbelanja di pusat perbelanjaan.
Kalau berencana makan di restoran yang menyajikan porsi super besar, maka bawalah serta tempat bekal Tupperware untuk membawa sisa makanan yang tidak habis disantap agar makanan tidak mubazir.
Lalu jika ingin berbelanja, jangan lupa bawa tas atau keranjang untuk menenteng barang belanjaan, kurangi penggunaan plastik agar tidak menambah sampah dan membuang energi untuk proses daur ulang plastik.
Pola konsumsi makanan juga harus dilibatkan dalam gaya hidup ramah lingkungan. Pilihlah makanan yang kemasannya minimalis, karena akan lebih baik memakan sesuatu dari bungkus yang tidak terlalu banyak menghasilkan sampah.
Jurus kesembilan yang terkait dengan pola konsumsi kita adalah dengan program penggalakan konsumsi produk-produk lokal. Mesti diingat bahwa produk makanan yang diimpor atau didatangkan dari daerah serta negara lain akan berkonsekuensi pada rute pengiriman.
Makin jauh sumber makanan itu datang, maka pesawat, kapal, truk yang dilibatkan untuk mengirimnya pun pasti sangatlah masif. Dengan mengkonsumsi produk pangan lokal, tentunya petani setempat akan terangkat pendapatannya dan jejak karbon akibat transportasi pangan impor akan banyak berkurang.
Cara berikutnya adalah dengan menanam pohon di halaman sendiri. Sederhana kedengarannya, tapi cara ini sangat efektif dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca, karena ia bisa menyerap gas karbon sepanjang usianya.
Selain itu pohon pun bisa berfungsi sebagai pendingin rumah yang alami pada hari yang terik, sehingga tidak perlu lagi memasang mesin pendingin ruangan di rumah-rumah atau di kantor-kantor.
Pola konsumsi juga harus dilibatkan untuk meminimalisasi pembelian barang-barang baru. Singkat kata, kalau bisa menggunakan barang bekas maka kurangilah keinginan untuk membeli barang-barang baru.
Di jurus terakhir, jurus ke-12, adalah dengan cara menggunakan energi berbahan bakar ramah lingkungan. Bahan bakar yang sumbernya energi terbarukan, seperti angin dan sinar matahari.
Kalau bisa memilih, pilihlah energi dari sumber-sumber terbarukan, dengan cara ini konsumen pun turut memilihkan "pola hidup hijau" buat korporat-korporat besar agar mereka berpihak pada jenis usaha ini.
Setiap orang punya kesempatan dan peluang yang sama untuk berpaling ke gaya hidup "hijau", tinggal pertanyaannya mau memulai "Kapan?", atau "Kapan lagi?".
Karya : Emha Ainun Najib
Ketika engkau bersembahyang
Oleh takbirmu pintu langit terkuakkan
Partikel udara dan ruang hampa bergetar
Bersama-sama mengucapkan Allahu Akbar
Bacaan Al-Fatihah dan surah
Membuat kegelapan terbuka matanya
Setiap doa dan pernyataan pasrah
Membentangkan jembatan cahaya
Tegak tubuh alifmu mengakar ke pusat bumi
Ruku' lam badanmu memandangi asal-usul diri
Kemudian mim sujudmu menangis
Di dalam cinta Allah hati gerimis
Sujud adalah satu-satunya hakekat hidup
Karena perjalanan hanya untuk tua dan redup
Ilmu dan peradaban takkan sampai
Kepada asal mula setiap jiwa kembali
Maka sembahyang adalah kehidupan ini sendiri
Pergi sejauh-jauhnya agar sampai kembali
Badan diperas jiwa dipompa tak terkira-kira
Kalau diri pecah terbelah, sujud mengutuhkannya
Sembahyang di atas sajadah cahaya
melangkah perlahan-lahan ke rumah rahasia
Rumah yang tak ada ruang tak ada waktunya
Yang tak bisa dikisahkan kepada siapapun
Oleh-olehmu dari sembahyang adalah sinar wajah
Pancaran yang tak terumuskan oleh ilmu fisika
Hatimu sabar mulia, kaki seteguh batu karang
Dadamu mencakrawala, seluas 'arasy sembilan puluh sembilan
Cantik..sungguh cantik..
Tahukah wahai saudariku, bahwa muslimah itu cantik dan bukankah tiap kita mencintai dan menginginkan kecantikan..???
Muslimah itu sungguh cantik...
Bibirnya slalu dihiasi dan dibasahi dengan kecantikan tasbih (Ali Imran : 41) dan tahmid kepada Robbnya. Lantunan ayat-ayat Al-Qur'an yang menyejukan hati dan menenangkan pikiran senantiasa berteman dengan bibir dan lidahnya, nasehat dan tutur kata yang santun menghancurkan semua karang dan benteng rasa dendam. Lidahnya tidak pernah lepas dari ucapan syukur atas nikmat-nikmat dari Tuhan-Nya (Al-Hujaraat : 11).
Ya..Muslimah memang sungguh cantik.. secantik bening matanya...
Kedua matanya yang bening slalu terjaga dari hal-hal yang haram untuk dilihatnya (An Nuur : 31). Kebeningan dan kejernihan matanya sejernih air mata yang setiap malam keluar dari telaga airmatanya (Al Muzammil :2), mencuci dosa-dosa yang sempat hinggap, yang mengalir keras karena rasa takut dan penyesalan yang mendalam, bersimpuh dihadapan Robbnya, merayu dan merajuk agar mendapat maghfiroh-Nya.
Sungguh...Muslimah itu cantik...
Secantik hatinya yang slalu tunduk kepada Robbnya. Hati yang penuh dengan rasa kecintaan kepada Robbnya (Ali Imran : 31). Jauh hatinya dari rasa dengki, sombong dan hasud. Keikhlasan senantiasa menghiasi qolbu yang tak pernah lupa akan kebesaran Robbnya (An Nisaa : 125). Hati yang siap menerima kebenaran dan keimanan. Hatinya bak cermin nan indah nan bersih, yang slalu siap menerima nur hidayah dari Robbnya dan memantulkannya, menyebarkannya keseluruh penjuru jagad raya. Qolbu yang senantiasa bersih dari prasangka dan fitnah kepada saudaranya.
Maha Suci Allah yang tlah menciptakan muslimah dengan kecantikannya. Secantik pakaian taqwa yang senantiasa dikenakannya. Sebaik-baik pakaian yang mendapat pujian dari Robbnya (Al A'raf : 26). Seindah-indah pakaian yang tiada ganti yang lebih indah darinya. Pakaian yang slalu melindunginya, dimanapun dan kapanpun dia berada. Pakaian yang membedakan dirinya dengan wanita-wanita lain yang tanpa pakaian, pakaian yang akan membawanya menuju pribadi nan mulia, pakaian yang akan membawanya berjumpa dengan Robbnya tercinta.
Sungguh... cantik Muslimah...
Secantik akhlaqa dan budi pekertinya yang diselubungi pakaian taqwanya (As Shaad : 46) (Al Qalam : 4). Yang dengan akhlq dan budi pekertinya yang mulia itu menentramkan orang-orang disekitarnya, hilang kecemasan dan kerisauan disekelilingnya, berganti rasa cemburu dan curiga menjadi kasih sayang dan kepercayaan yang mulia.
Sungguh... Muslimah itu cantik...
Secantik ketulusan cintanya kepada saudaranya. Ukhuwah yang demikian mendalam menghancurkan bongkahan-bongkahan kebekuan yang bersemayam di dalam hati, melunakannya dari kekakuan dan kekerasan, menyegarkannya kembali dengan rasa kasih sayang dan kepercayaan (Al Maidaah : 54).
Sungguh... Muslimah itu benar-benar cantik...
Kecantikan yang sesungguhnya....
Kecantikan yang tiada bandingannya...
Tasbih sebagai lipstik bibirnya...
Air mata taubat sebagai pelentik bulu matanya....
Malu dan akhlaq sebagai perhiasannya...
Taqwa sebagai pakaian terindahnya....
Sungguh...Muslimah itu cantik...
Maka bersyukur para muslimah yang bangga akan kemuslimahannya....
Tapi....
Kebanggaan karena ketaqwaan dan keikhlasannya...
Wahai para wanita ....
Sudahkah engkau menggapai kecantikan itu...
Ketika ibu dari Iyas bin Muawiyah wafat, Iyas meneteskan air mata tanpa meratap (niyahah), lalu beliau ditanya tentang sebab tangisannya, jawabnya, Allah bukakan untukku dua pintu masuk jannah, sekarang, satu pintu telah ditutup
Begitulah, orang tua adalah pintu jannah, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu-pintu yang lain. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
”Orangtua adalah pintu jannah yang paling tengah, terserah kamu, hendak kamu terlantarkan ia, atau kamu hendak menjaganya”. (HR Tirmidzi)
Al-Qadhi berkata, maksud pintu jannah yang paling tengah adalah pintu yang paling bagus dan paling tinggi. Dengan kata lain, sebaik-baik sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam jannah dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orang tua dan menjaganya.
Bersyukurlah jika kita masih memiliki orangtua, karena di depan kita ada pintu jannah yang lebar menganga. Terlebih bila orang tua telah berusia lanjut. Dalam kondisi tak berdaya, atau mungkin sudah pelupa, pikun atau tak mampu lagi merawat dan menjaga dirinya sendiri, persis seperti bayi yang baru lahir.
Rata-rata manusia begitu antusias dan bersuka cita tatkala memandikan bayinya, mencebokinya dan merawatnya dengan wajah ceria. Berbeda halnya dengan sikapnya terhadap orang tuanya yang kembali menjadi seperti bayi. Rasa malas, bosan dan kadang kesal seringkali terungkap dalam kata dan perilaku. Mengapa? Mungkin karena ia hanya berorientasi kepada dunia, si bayi bisa diharapkan nantinya produktif, sedangkan orang yang tua renta, tak lagi diharapkan kontribusinya. Andai saja kita berorientasi akhirat, sungguh kita akan memperlakukan orang tua kita yang tua renta dengan baik, karena hasil yang kita panen lebih banyak dan lebih kekal.
Sungguh terlalu, orang yang mendapatkan orang tuanya berusia lanjut, tapi ia tidak masuk jannah, padahal kesempatan begitu mudah baginya. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
”Sungguh celaka,. sungguh celak, sungguh celaka, lalu dikatakan, Siapakah itu wahai Rasulullah? Beliau bersabda, Yakni orang yang mendapatkan salah satu orangtuanya, atau kedua orang tuanya berusia lanjut, namun ia tidak masuk jannah”. (HR Muslim)
Ia tidak masuk jannah karena tak berbakti, tidak mentaati perintahnya, tidak berusaha membuat senang hatinya, tidak meringankan kesusahannya, tidak menjaga kata-katanya, dan tidak merawatnya saat mereka tak lagi mampu hidup mandiri. Saatnya kita berkaca diri, sudahkah layak kita disebut sebagai anak berbakti? (Abu Umar A)
Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh.
"Aduhh!" jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, "Aduhh!" Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, "Hei! Siapa kau?" Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?"
Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!" Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi?" Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan." Lelaki itu berkata keras, "Saya kagum padamu!" Suara di kejauhan menjawab, "Saya kagum padamu!" Sekali lagi ! sang ayah berteriak "Kamu sang juara!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!"
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, "Suara itu adalah GEMA, tapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN."
Kehidupan memberi umpan balik atas semua perkataan dan perbuatanmu/tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.
Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.
Lucu ya, uang Rp 20,000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal mesjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket....
Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola....
Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop....
Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat,tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan (gossip) bila ketemu teman....
Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan badminton favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya....
Lucu ya,susah banget baca Al-Quran 1 juz saja, tapi novel best-seller lebih dari 100 halaman pun habis dilalap....
Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton konser tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar....
Lucu ya,kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika ....
Lucu ya,susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip....
Lucu ya,kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al Quran....
Lucu ya,kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua-kali....
Lucu ya,semua orang penginnya masuk surga tanpa harus beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa tapi....
LUCU YA ?!
Bismillaahirrahmaan irrahiim
Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan-pesan Al-qur'an tentang tujuan hidup yang sebenarnya. Nasehat ini untuk semuanya. Untuk mereka yang sudah memiliki arah. Untuk mereka yang belum memiliki arah dan untuk mereka yang tidak memiliki arah. Nasehat ini untuk semuanya. Semua yang menginginkan kebaikan.
Saudaraku.
Nikah itu ibadah. Nikah itu suci........ ingat itu. Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama. Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan sebagai alasan.... karena semua itu akan menyebabkan celaka. Jadikan agama sebagai alasan. Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.
Saudaraku...
Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta. Namun...... Jika cinta engkau jadikan sebagai landasan, maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur. Jadikanlah " ALLAH " sebagai landasan. Niscaya engkau akan selamat Tidak saja dunia, tapi juga akherat. Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan. Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai
Saudaraku
Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam "istanamu". disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan. Jika ini kau lakukan " istanamu " tidak akan
langgeng.Lihatlah manusia ter-agung Muhammad SAW tidak marah ketika harus tidur di depan pintu beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tidak mendengar kedatangannya. Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar. Menjahit bajunya yang robek...
Saudaraku
Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam "istanamu". Disayang, dimanja dan dilayani suami. Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu. Jika itu engkau lakukan "istanamu" akan menjadi neraka bagimu
Saudaraku
Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu. Jangan engkau terlalu menuruti istrimu. Jika itu engkau lakukan akan celaka. Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih, tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah. Lihatlah bagaimana Allah menegur " Nabi "-mu tatkala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan sang istri.
Tegaslah terhadap istrimu. Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah. Jangan biarkan dia dengan kehendaknya. Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth. Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang. Istrimu bisa menjadi musuhmu.
Didiklah istrimu. Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim. Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya. .Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang suami Muhammad SAW menerima tugas risalah.....
Istrimu adalah tanggung jawabmu. Jangan kau larang mereka taat kepada Allah.....
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah. Biarkan mereka menjadi Hajar atau Maryam. Jangan kau belenggu mereka dengan egomu...
Saudaraku
Jika engkau menjadi istri. Jangan engkau paksa suamimu menurutimu. Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah. siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia
terhadap tugas suami. Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga
kehormatannya. Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi suami menjalankan misi. Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu. Jangan kau usik suamimu dengan tangismu. Jika itu kau lakukan. Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi pendurhaka. jangan......
Saudaraku
Jika engaku menjadi Bapak. Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah. Ajaklah mereka taat kepada Allah. Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti. Jadikan dia sebagai Ismail yang taat. Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan'an yang durhaka.Mohonlah kepada Allah.Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih. Anak yang bisa membawa kebahagiaan.
Saudaraku
Jika engkau menjadi ibu. Jadilah engkau ibu yang bijak, ibu yang teduh. Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu. Jadikanlah mereka mujahid. Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah. Jangan biarkan mereka bermanja-manja.Jangan biarkan mereka bermalas-malas. Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shalih. Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam.
AMIIIIN
Dan terahir Saudaraku Ini bingkisan Do'a untuk kalian,
”Ya Allah..
Seandaianya telah Engkau catatkan. Dia milikku tercipta untukku. Satukanlah hatinya dengan hatiku. Titipkanlah kebahagiaan antara kami. Agar kemesraan itu abadi. Dan Ya Allah. Ya Tuhanku Yang Maha Mengasihi. Seiringkanlah kami melayari hidup ini. Ketepian yang sejahtera dan abadi..
Tetapi Ya Allah. Seandainya telah Engkau takdirkan. Dia bukan milikku. Bawalah ia jauh dari pandanganku. Luputkanlah ia dari ingatanku. Dan peliharalah aku dari kekecewaan. Serta Ya Allah Ya Tuhanku Yang Maha Mengerti. Berikanlah aku kekuatan. Melontar bayangannya jauh ke dada langit. Hilang bersama senja nan merah. Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya. Dan Ya Allah Yang Tercinta. Gantilah yang telah hilang.Tumbuhkanlah kembali yang telah patah. Walaupun tidak sama dengan dirinya..
Ya Allah Ya Tuhanku..
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu.Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan. Adalah yang terbaik buatku. Karena Engkau Maha Mengetahui. Segala yang terbaik buat hambaMu ini..
Ya Allah..
Cukuplah Engkau sahaja yang menjadi pemeliharaku. Di dunia dan di akhirat. Dengarkanlah rintihan dari hambaMu yang dhaif ini. Jangan Engkau biarkan aku sendirian. Di dunia ini maupun di akhirat. Menjuruskan aku ke arah kemungkaran. Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman. Supaya aku dan dia sama dapat membina kesejahteraan hidup. Ke jalan yang Engkau ridhai. Dan kurniakanlah aku keturunan yang saleh. Amin.. ya rabbal 'alamin”.
sesungguhnya aku memohon kepadaMU, cintaMU dan cinta orang-orang yang mencintaiMU serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepadaMU.
Ya Allah...
apa yang ENGKAU anugerahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai, maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang ENGKAU cintai, dan apa-apa yang ENGKAU singkirkan dariku dari apa-apa yang aku cintai, maka jadikanlah ia kekosongan bagiku tentang apa yang ENGKAU cintai.
Ya Allah...
jadikanlah cintaMU sebagai sesuatu yang paling aku cintai daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga.
Ya Allah...
buatlah aku mencintaiMU, malaikat-malikatMU, nabi-nabiMU, Rasul-rasulMU dan hamba-hambaMU yang shalih.
Ya Allah...
hidupkanlah hatiku dengan cintaMU dan jadikanlah aku bagiMU seperti yang ENGKAU cintai.
Ya Allah...
jadikanlah aku mencintaiMU dengan segenap hatiku dan ridho kepadaMU dengan segala usahaku.
Ya Allah...
jadikanlah segenap hatiku bagimu dan seluruh usahaku di dalam keridhoanMu.
Amin.